TEMANGGUNG, DiengPost.com – Menyikapi berbagai penolakan terhadap wacana penerapan pembatasan kadar tar dan nikotin pada rokok, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menggencarkan investigasi dan survei lapangan secara langsung di sejumlah wilayah sentra pertembakauan, termasuk Kabupaten Temanggung.
Langkah tersebut dilakukan untuk menggali kondisi serta aspirasi masyarakat, khususnya para petani tembakau, industri rokok, hingga konsumen, terkait potensi dampak apabila regulasi pembatasan kadar tar dan nikotin benar-benar diterapkan.
Seperti yang dilakukan tiga periset BRIN yang berkunjung ke Kabupaten Temanggung dan diterima langsung oleh Bupati Temanggung, Agus Setyawan, pada Rabu (2/9/2026).
Penelitian tersebut dilakukan untuk menyinkronkan hipotesis dengan akumulasi data dan hasil analisis lapangan sebelum pemerintah mengambil keputusan final terkait kebijakan tersebut.
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Tanaman Perkebunan BRIN, Prof. Djajadi, mengungkapkan bahwa penelitian telah dimulai sejak Juni 2026 dan rencananya akan berlangsung hingga Oktober mendatang.
Penulis : Gujjihh
Editor : Luthfi
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







