TEMANGGUNG – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di turunan Rujak Asem, Dusun Saren, Desa Bejen, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan truk tronton Hino B-9281-TIP, truk Mitsubishi Light Truck H-8514-MM, dan sepeda motor Honda Supra. Empat orang dilaporkan mengalami luka-luka. Dua korban mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Truk tronton yang mengangkut trafo untuk SPBU mini terguling hingga melintang di badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur Temanggung-Kendal sempat tersendat dan antrean kendaraan mengular dari kedua arah.
Warga bersama petugas kepolisian langsung berada di lokasi untuk membantu evakuasi korban dan kendaraan sekaligus mengurai kemacetan.
Salah seorang warga, Muhammad Haris Yudi Saputra, mengatakan dirinya sedang berada di rumah ketika mendengar suara benturan keras dari arah jalan.
“Begitu dengar benturan keras, saya keluar rumah. Sopir dan pengendara sepeda motor langsung kami bantu evakuasi. Pengendara motor sempat terjepit,” kata Haris saat ditemui di lokasi, Kamis siang.
Menurut Haris, ketika warga tiba di lokasi, truk tronton sudah dalam posisi melintang di badan jalan. Ia menyebut terdapat empat korban dalam kecelakaan tersebut, dengan dua orang mengalami luka berat dan dua lainnya luka ringan.
Sementara itu, Anggota Unit Laka Satlantas Polres Temanggung Aipda Bintoro mengatakan kecelakaan bermula saat truk tronton Hino yang dikemudikan Dedi Wahyudi, warga Tangerang, Banten, melaju dari arah Candiroto menuju Bejen.
Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, truk tronton yang mengangkut trafo pom bensin mini Indomobil tersebut berusaha menyalip truk Mitsubishi Light Truck yang mengangkut komoditas telur dan melaju dari arah yang sama.
“Truk tronton yang mengangkut trafo pom bensin mini Indomobil menyalip kendaraan dari arah yang sama, yaitu truk pengangkut komoditas telur,” ujar Bintoro.
Saat melakukan manuver mendahului, truk tronton diduga mengalami rem blong. Kendaraan kemudian menabrak bagian samping kanan truk Mitsubishi Light Truck H-8514-MM yang dikemudikan Ahmad Farikhin, warga Kendal.
Setelah terjadi benturan, truk tronton oleng dan terguling ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Suwito, seorang pedagang asal Kendal.
Sepeda motor tersebut membawa tongkol yang hendak dijual ke pasar.
“Truk tronton tersebut terguling ke kanan dan dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Supra yang membawa tongkol untuk dijual ke pasar. Kemudian terjadi kecelakaan,” jelas Bintoro.
Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami patah tulang pada tangan kiri. Korban sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Bejen sebelum kemudian dirujuk ke RSUD Temanggung.
Sementara itu, pengemudi truk tronton yang mengangkut trafo juga menjalani pemeriksaan medis, termasuk CT scan di RSUD Temanggung.
Proses evakuasi kendaraan yang terguling dilakukan dengan mengerahkan tiga unit mobil derek. Dua unit didatangkan dari Magelang, sedangkan satu unit berasal dari wilayah setempat.
Satlantas Polres Temanggung juga melakukan pengaturan lalu lintas selama proses evakuasi berlangsung. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan rem blong menjadi salah satu faktor yang masih didalami petugas.
Polisi mengimbau pengendara yang melintas di jalur Temanggung-Kendal, khususnya di kawasan turunan Rujak Asem, agar mengurangi kecepatan dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Pengendara, terutama kendaraan berat, juga diminta memastikan sistem pengereman berfungsi dengan baik sebelum melintasi jalur tersebut.
Penulis : Gujjih
Editor : Luthfi







