3. Warokan : Tarian Spiritual Penari Kuat
Warokan adalah tari kerakyatan yang lahir sekitar 1995, menggunakan properti kuda kepang, toyak, dan tali kolor besar dengan iringan sederhana.
Penari sering menampilkan kekuatan spiritual, digemari di hajatan, sadranan, atau upacara adat di berbagai desa Temanggung. Kesenian ini mencerminkan jiwa gotong royong dan mudah dipelajari turun-temurun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
4. Manten Lurah Traji : Pernikahan Ritual Malam Suro
Di Desa Traji, Kecamatan Parakan, ritual Manten Lurah Traji digelar setiap malam 1 Suro dengan ratusan warga berpakaian adat Jawa berarak ke sendang sakral.
Berlatar legenda Kiai Sepanjang yang mencari istrinya, acara ini melibatkan doa bersama dan rebutan gunungan hasil bumi sebagai simbol kedekatan dengan alam. Tradisi ini memperkuat ikatan komunal dan spiritual.
5. Cengklungan : Musik Unik dari Penggembala
Cengklungan adalah kesenian musik khas Dusun Krajan, Desa Geblog, Kaloran, yang tercipta dari payung krudhuk penggembala kerbau dan rumput grinting (kini diganti senar).
Melibatkan niyaga, wiraswara, sinden, dan penari berpasangan, pertunjukan ini ekslusif dan didukung pemerintah untuk regenerasi. Fungsinya hiburan sekaligus pelestarian budaya pedesaan.
6. Kuda Lumping : Jaran Kepang Penuh Trance
Kuda Lumping atau Jaran Kepang Temanggung telah diakui Kemendikbud sebagai warisan budaya tak benda, dengan lebih dari 900 kelompok di hampir setiap desa.
Penari menggunakan kuda anyaman bambu, diiringi gamelan, dan sering memasuki trance spiritual yang menggambarkan pasukan berkuda legendaris. Kesenian ini tetap eksis di tengah modernisasi sebagai identitas masyarakat.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











