TEMANGGUNG – Temanggung adalah kabupaten di Jawa Tengah yang dikelilingi pegunungan hijau, menyimpan kekayaan budaya yang hidup dan penuh makna.
Enam ragam budaya khasnya tidak hanya menjadi warisan leluhur, tapi juga daya tarik lifestyle modern bagi wisatawan dan pecinta adat istiadat.
1. Sadrananan : Doa untuk Leluhur di Bulan Suci
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sadrananan atau Nyadran adalah ritual tahunan masyarakat Temanggung untuk membersihkan makam leluhur, doa bersama, dan kenduren dengan tumpeng serta ingkung.
Tradisi ini biasanya digelar di bulan Rajab, Sya’ban, atau Ruwah, seperti Sadranan 1.000 Tenong di Desa Kembangsari yang melibatkan ribuan warga membawa tenong dari 1.200 kepala keluarga.
Acara ini mempererat silaturahmi dan menjaga harmoni dengan alam, sering diakhiri pertunjukan wayang atau jaran kepang.
2. Grebeg Parakan : Kirab Meriah Hasil Bumi
Grebeg Parakan merupakan festival ritual di Kecamatan Parakan yang memadukan kirab gunungan tumpeng, arak-arakan, doa bersama, dan pertunjukan ketoprak.
Digelar tahunan untuk syukuran hasil bumi, acara ini tahun 2025 menampilkan karnaval budaya megah dengan drumband dan pedagang lokal. Tradisi ini meningkatkan ekonomi masyarakat sambil melestarikan nilai gotong royong.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











