TEMANGGUNG, – Kebakaran melanda rumah milik Muh Diran (79), warga Dusun Bulu RT 02 RW 04, Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Rabu (5/8/2026) pagi. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di ruang tamu rumah.
Api pertama kali diketahui sekitar pukul 07.20 WIB oleh seorang warga yang melintas untuk berangkat ke sawah. Melihat asap tebal dan kobaran api dari dalam rumah, warga segera berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan warga lainnya. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Kepala Dusun Bulu, Agus, yang langsung menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung.
Laporan resmi diterima Regu I Damkar Mako Temanggung pada pukul 07.41 WIB. Hanya berselang dua menit, petugas diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa satu unit Fire Truck Ayaxx, satu unit Water Supply, serta satu unit kendaraan operasional Hilux. Tim tiba di lokasi pada pukul 07.56 WIB dan segera melakukan pemadaman karena bara api masih menyala di dalam bangunan.
Sebanyak sembilan personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Setelah proses pemadaman dan pendinginan selama kurang lebih 40 menit, api berhasil dipastikan padam sepenuhnya pada pukul 08.36 WIB.
Kebakaran menghanguskan ruang tamu dengan luas area terbakar sekitar 30 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp75 juta.
Berkat penanganan yang cepat, api tidak sempat merambat ke bangunan di sekitarnya. Tiga unit rumah dan dua unit minibus berhasil diselamatkan dengan nilai aset yang diperkirakan mencapai Rp650 juta.
Peristiwa tersebut berdampak langsung kepada satu kepala keluarga yang terdiri atas dua orang. Selain itu, tiga kepala keluarga lainnya dengan total empat jiwa turut merasakan dampak akibat insiden tersebut.
Proses penanganan melibatkan Damkar Kabupaten Temanggung bersama Satpol PP, Koramil Bulu, Dinas Sosial, Pemerintah Desa Bulu, serta masyarakat setempat yang ikut membantu selama proses pemadaman.
Petugas mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama pada bangunan yang telah berusia lama. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.
Penulis : Purnomo
Editor : A.L. Khakim







