TEMANGGUNG – Tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Temanggung kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani situasi darurat. Kali ini, petugas mengevakuasi seorang pemilik usaha bakpia yang mengalami insiden jari terjepit mesin pengaduk adonan di wilayah Madureso, Kecamatan Temanggung, Senin (5/10/2026).
Korban diketahui bernama Sri Djoco. Insiden terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ketika korban sedang menyiapkan adonan bakpia. Saat mengoperasikan mesin, jari telunjuk dan jari tengahnya tersangkut dan terhimpit pada bagian komponen pengaduk serta wadah mesin.
Dalam kondisi rumah yang saat itu masih sepi, korban sempat berusaha membebaskan jarinya sendiri selama hampir satu jam. Namun, upaya tersebut tidak berhasil.
Kondisi korban baru diketahui sekitar pukul 09.00 WIB setelah sejumlah karyawan mulai berdatangan ke lokasi. Melihat jari korban masih terjepit, salah seorang karyawan, Widiya, segera menghubungi Damkar Kabupaten Temanggung untuk meminta bantuan evakuasi darurat.
Laporan tersebut diterima petugas pada pukul 09.17 WIB. Regu 2 Mako Induk Damkar Temanggung, yang dipimpin Toyib selaku Komandan Regu, didampingi Nurfia anggota Damkar, langsung bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit armada Strada. Petugas juga berkoordinasi dengan PMI Kabupaten Temanggung untuk mendukung penanganan korban.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB dan segera melakukan upaya pembebasan jari korban dari mesin. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dan membutuhkan ketelitian agar korban tidak mengalami cedera lebih lanjut.
Setelah melalui proses sekitar satu setengah jam, evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan pada pukul 11.00 WIB. Jari korban berhasil dibebaskan dari mesin dalam kondisi aman dan proses berjalan lancar.
Usai dievakuasi, korban mendapatkan pertolongan pertama dari petugas PMI di lokasi. Selanjutnya, Sri Djoco dibawa ke RSUD Kabupaten Temanggung untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha yang menggunakan mesin produksi, agar selalu mengutamakan keselamatan dan memahami prosedur penggunaan mesin.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak memaksakan diri menangani kondisi darurat seorang diri. Apabila terjadi kecelakaan yang melibatkan mesin atau situasi yang membutuhkan proses evakuasi, segera meminta bantuan kepada petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan tepat.
Penulis : Gujjihh
Editor : Luthfi







