21 Tahun Diduga Tak Digaji di Malaysia, Kisah Pilu PMI Asal Temanggung Akhirnya Terungkap

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan suami SN, Sarno (52) saat ditemui dirumahnya di wilayah Kedu, Temanggung.

i

Mantan suami SN, Sarno (52) saat ditemui dirumahnya di wilayah Kedu, Temanggung.

TEMANGGUNG – Warga Kabupaten Temanggung digemparkan oleh kabar mengenai seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama SN (47), yang diduga mengalami kekerasan dan eksploitasi selama bekerja di Malaysia. Lebih memilukan lagi, SN disebut tidak menerima gaji selama 21 tahun bekerja di negeri jiran tersebut.

Informasi mengenai SN mencuat setelah keluarga dan warga setempat menerima kabar bahwa perempuan asal Dusun Kabonan, Desa Bandung Gede, Kecamatan Kedu, itu akhirnya berhasil ditemukan setelah puluhan tahun tak diketahui keberadaannya.

Baca Juga:  Warga Lereng Sumbing Diterjang Puting Beliung, Bupati Temanggung Turun Langsung

Mantan suami SN, Sarno (52), menceritakan bahwa istrinya berangkat ke Malaysia pada tahun 2003 setelah diajak oleh seorang teman untuk bekerja sebagai tenaga kerja wanita. Pada empat tahun pertama, komunikasi antar keduanya masih berjalan lancar. Namun setelah itu, SN tiba-tiba menghilang tanpa kabar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya komunikasi masih ada. Tapi setelah empat tahun, tiba-tiba tidak ada kabar sama sekali. Keluarga sudah berusaha mencari lewat berbagai pihak, tapi tidak membuahkan hasil,” ujar Sarno saat ditemui di kediamannya, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga:  Pemkab Temanggung Lepas 25 ASN Purna Tugas di Pendopo Jenar

Sarno menuturkan, selama masih berhubungan, SN tak pernah mengeluh tentang pekerjaannya di Malaysia. Ia selalu mengatakan sedang dalam keadaan baik. Namun hilangnya SN tanpa jejak membuat keluarga semakin khawatir. Setelah 10 tahun tanpa kabar, Sarno akhirnya memutuskan untuk berpisah dari SN karena merasa putus asa.

“Saya terpaksa mengikhlaskan dan bercerai. Sudah tidak tahu harus bagaimana lagi,” ujarnya lirih.

Penulis : Afandi

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel temanggung.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Embung Geblog Diresmikan, Petani Temanggung Kini Tak Lagi Krisis Air
Gubernur Luthfi Resmikan Embung Geblog Temanggung, Dorong Ketahanan Pangan
Kreatif, Petugas SPPG di Temanggung Antar Makanan Bergizi dengan Kostum Warok
Gagal Bobol ATM di Kantor Kecamatan Kedu, Warga Temanggung Ditangkap Polisi
Perpanjang Masa Simpan Panen, Petani Temanggung Diperkenalkan Teknologi Plasma Ozon
Dinkopdag Temanggung Lakukan Tera Ulang, Tak Temukan Kecurangan SPBU
PMI Temanggung Lampaui Target Bulan Dana 2025, Tembus Rp1,5 Miliar
Bupati Temanggung Ajak Jadikan Hari Desa Nasional Momentum Penguatan Kemandirian

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:52 WIB

Embung Geblog Diresmikan, Petani Temanggung Kini Tak Lagi Krisis Air

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:51 WIB

Gubernur Luthfi Resmikan Embung Geblog Temanggung, Dorong Ketahanan Pangan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:11 WIB

Kreatif, Petugas SPPG di Temanggung Antar Makanan Bergizi dengan Kostum Warok

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:07 WIB

Gagal Bobol ATM di Kantor Kecamatan Kedu, Warga Temanggung Ditangkap Polisi

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:10 WIB

Perpanjang Masa Simpan Panen, Petani Temanggung Diperkenalkan Teknologi Plasma Ozon

Berita Terbaru