Sementara tiga warga luka ringan masing-masing bernama Maya, Haryanto, dan Andi telah mendapatkan perawatan medis. Hingga kini tercatat 23 warga berhasil diselamatkan, sementara 21 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
“Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan relawan sedang melakukan pencarian manual karena akses lokasi sempit dan kondisi tanah masih labil,” kata Taryo.
BPBD mencatat korban hilang tersebar di dua dusun utama. Di Dusun Tarukahan, tujuh orang belum ditemukan, termasuk tiga anak dan dua perempuan dewasa. Sedangkan di Dusun Cibuyut, masih ada 14 warga dalam pencarian, di antaranya keluarga Dani dan Isna yang rumahnya tertimbun material longsor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pencarian sempat terkendala minimnya penerangan dan pergerakan tanah baru, sehingga tim hanya dapat beroperasi dengan bantuan light tower portabel dan lampu darurat. BPBD juga menggunakan kendaraan operasional truk hilux dan ambulans untuk evakuasi korban.
Selain evakuasi korban, tim melakukan kajian cepat dan penanganan tanggap darurat untuk mencegah longsor susulan. Belasan relawan dari organisasi seperti MDMC, Tagana, Redkar, dan Serayu Rescue turut diterjunkan membantu pencarian.
Selain BPBD, unsur yang terlibat dalam operasi lapangan mencakup Basarnas Cilacap, TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BBWS Citanduy, serta relawan dari berbagai organisasi kebencanaan.
Halaman : 1 2

















