TKI Asal Temanggung Hilang 20 Tahun di Malaysia, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Kondisinya Aman

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

i

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan kondisi seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Temanggung yang sempat dilaporkan hilang selama dua dekade di Malaysia, kini dalam keadaan sehat dan aman di bawah perlindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

TKI bernama Seni, warga Dusun Letih, Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, itu dikabarkan menghilang sejak tahun 2004 saat bekerja di Malaysia. Setelah 20 tahun tanpa kabar, keberadaan Seni akhirnya diketahui usai pihak kepolisian Malaysia mengungkap kasus dugaan perdagangan orang yang melibatkan dirinya sebagai korban.

Baca Juga:  Perkuat Promosi Wisata, Temanggung Luncurkan Calendar of Event 2026

“Saya sudah berkoordinasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia. Pendampingan hukum telah diberikan, dan Bu Seni kini berada di bawah perlindungan KBRI,” kata Gubernur Ahmad Luthfi di Semarang, Selasa (25/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengimbau keluarga agar tetap tenang karena kondisi Seni terpantau dalam keadaan baik. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata Luthfi, juga akan berupaya mempercepat proses pemulangan ke kampung halamannya di Temanggung dengan berkoordinasi bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI).

Baca Juga:  21 Tahun Diduga Tak Digaji di Malaysia, Kisah Pilu PMI Asal Temanggung Akhirnya Terungkap

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Indra Hermono, menyampaikan bahwa Seni masih dimintai keterangan oleh Kepolisian Diraja Malaysia terkait proses hukum kasus tersebut.

“Kondisi Bu Seni saat ini sehat dan aman. Namun, proses penyelidikan oleh pihak kepolisian harus tetap dijalani. Kami berharap keluarga bersabar hingga seluruh prosedur selesai,” jelas Indra.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Humas Pemprov Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel temanggung.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Keluarga Tewas di Glamping Posong Temanggung, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
SPPG Kertosari Salurkan CSR Alkes ke 21 Posyandu di Temanggung
Embung Geblog Diresmikan, Petani Temanggung Kini Tak Lagi Krisis Air
Gubernur Luthfi Resmikan Embung Geblog Temanggung, Dorong Ketahanan Pangan
Kreatif, Petugas SPPG di Temanggung Antar Makanan Bergizi dengan Kostum Warok
Gagal Bobol ATM di Kantor Kecamatan Kedu, Warga Temanggung Ditangkap Polisi
Perpanjang Masa Simpan Panen, Petani Temanggung Diperkenalkan Teknologi Plasma Ozon
Dinkopdag Temanggung Lakukan Tera Ulang, Tak Temukan Kecurangan SPBU

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:26 WIB

Satu Keluarga Tewas di Glamping Posong Temanggung, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:51 WIB

SPPG Kertosari Salurkan CSR Alkes ke 21 Posyandu di Temanggung

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:52 WIB

Embung Geblog Diresmikan, Petani Temanggung Kini Tak Lagi Krisis Air

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:51 WIB

Gubernur Luthfi Resmikan Embung Geblog Temanggung, Dorong Ketahanan Pangan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:11 WIB

Kreatif, Petugas SPPG di Temanggung Antar Makanan Bergizi dengan Kostum Warok

Berita Terbaru