TEMANGGUNG – Kreativitas puluhan anak usia sekolah dasar mewarnai kawasan Pasar Sabda Bhumi Phala, Kabupaten Temanggung, Minggu (2/8), saat mengikuti lomba menggambar yang diselenggarakan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Temanggung. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi sekaligus mengembangkan bakat seni sejak dini.
Mengangkat tema lingkungan, peserta tampak antusias menuangkan ide dan kreativitas mereka di atas kanvas. Tak hanya berasal dari Kabupaten Temanggung, peserta juga datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Bantul, Magelang, Ambarawa, Kendal, hingga Sukoharjo.
Ketua Komnas PA Kabupaten Temanggung, Totok Cahyo Nugroho, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Komnas PA dalam memberikan ruang positif bagi anak untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah rasa percaya diri. Kami melihat hasil karya mereka sangat luar biasa dan membuktikan bahwa bakat perlu terus didukung sejak usia dini,” ujarnya.
Menurut Totok, perlindungan anak tidak hanya diwujudkan melalui pemenuhan hak-hak dasar, tetapi juga dengan menghadirkan aktivitas yang mampu mengembangkan kreativitas dan karakter. Seni menjadi salah satu media yang efektif untuk menumbuhkan daya imajinasi sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gawai.
Selain lomba menggambar, Komnas PA Temanggung juga menggelar seminar parenting serta membuka layanan konsultasi gratis mengenai pola pengasuhan anak. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para orang tua yang memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan tumbuh kembang anak.
Totok menambahkan, tantangan dalam perlindungan anak saat ini semakin kompleks, mulai dari aspek psikologis, pendidikan, hingga perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan maupun pengaruh negatif perkembangan teknologi. Karena itu, kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak.
“Anak adalah investasi masa depan bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki,” pungkasnya.
Penulis : Purnomo
Editor : Luthfi











